Pada bahasan artikel kali ini saya akan membahas peranan teknologi informasi & sistem informasi dalam bidang industri dan bisnis, sebelumnya mari kita telaah terlebih dahulu pengertian dari masing-masing komponen pokok bahasan tersebut.
1. Teknologi Informasi
Teknologi informasi adalah teknologi pendukung dari sistem informasi,
yaitu sistem berbasis TI yang mengelola komponen - komponennya
berupa hardware, software, netware, dataware dan brainware untuk melakukan
transformasi data menjadi informasi.
2. Sistem Informasi
Sistem Informasi
adalah suatu susunan orang, data, proses dan teknologi informasi yang saling
berinteraksi untuk mengumpulkan, memproses, menyimpan, dan memberikan hasil
berupa informasi yang dibutuhkan untuk menunjang sebuah perusahaan.
3. Industri
Industri merupakan kegiatan ekonomi dengan memproses atau mengolah
bahan-bahan atau barang dengan menggunakan sarana dan peralatan, seperti mesin
untuk menghasilkan barang atau jasa.
4. Bisnis
Bisnis adalah salah satu bagian hidup masyarakat yang sangat
terpengaruh perubahan teknologi informasi. Teknologi informasi menjadi sangat
penting dan berpengaruh terhadap perkembangan suatu industri dalam bisnis.
Contoh dari teknologi informasi yang sangat memperngaruhi bisnis adalah
penggunaan internet, komputer, telekomunikasi, satelit, dsb.
Jadi apakah hubungan keempat aspek tersebut? Menurut saya hubungannya adalah Peranan teknologi informasi (TI) dan Sistem
Informasi(SI) telah memacu cara
baru bagi organisasi / individu dalam
menjalankan berbagai bisnis,salah
satunya bisnis dibidang industri ,TI
& SI telah menjadikan
kegiatan-kegiatan bisnis industri menjadi
lebih cepat, mudah dan efisien. Berbagai laporan ekonomi di berbagai negara
semakin mengakui pentingnya teknologi dalam meningkatkan produktivitas. Berbagai pakar dalam bidang teknologi
sudah memperkirakan bahwa ke depannya teknologi akan berperan penting terutama
setelah banyak industri yang merekapitulasi biaya dan hal-hal lain terkait
bisnis mereka dengan menggunakan teknologi.
Dampak Teknologi Informasi Dalam Dunia Bisnis
Saat ini teknologi
informasi mengalami perkembangan yang sangat pesat dimana perkembangannya tidak
dapat di hindari. Perkembangan teknologi informasi, tidak hanya dapat membantu
cara hidup kita menjadi lebih modern dalam kehidupan sehari-hari, dunia bisnis
pun ikut terbantu dengan perkembanganteknologi saat ini. Perkembangan teknologi
informasi di dalam dunia bisnis memiliki dampak positif dan negatif
diantarannya:
Dampak Positif
a. Munculnya model bisnis baru yang
biasa disebut dengan E-Businnes dan E-Commerce.
b. Banyaknya minat dari berbagai
perusahaan untuk memperluas cakupan bisnisnya di dunia maya. Memunculkan
lapangan kerja baru, yaitu jasa pembuatan website dan layanan hosting.
c. Adanya kemudahan dalam memulai
sebuah bisnis dengan munculnya forum-forum jual beli dan media
pertemanan, karena promosi menjadi lebih murah dan jaringan marketing lebih
luas.
Dampak Negatif
a. Dengan berlakunya sistem uang online
(ATM, Kartu Kredit,dll) memunculkan modus baru dalam
pembobolan
rekening bank.
b. Berhubung teknologi internet harus
selalu didukung dengan listrik, jika sewaktu-waktu listrik padam, memungkinkan terjadinya miss-transaksi yang
berpotensi merugikan nasabah dan bank sendiri.
c. Rentannya peretasan data bank yag sudah
terkomputerisasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
Tujuan
·
Menganalisis perkembangan teknologi informasi
dalam industri.
·
Mengetahui pemanfaatan teknologi informasi dalam
industri-industri dunia.
·
Mengetahui penerapan teknologi dan sistem
informasi dalam industri.
Contoh Aplikasi Dalam Industri Makanan
Populasi manusia semakin
bertambah setiap tahun. Dampaknya terlihat pada peningkatan kebutuhan akan
pangan sehingga banyak orang yang memutuskan untuk menjalankan bisnis di bidang
makanan. Industri makanan diperkirakan merupakan sektor pendukung ekonomi di
berbagai negara dengan keuntungan yang besar. Berdasarkan National Restaurant
Association, sebuah organisasi pendukung dalam melakukan bisnis di bidang
makanan, layanan industri makanan akan mengalamai peningkatan nilai jual yang
akan melebihi angka 632 miliar dollar di masa yang akan datang. Hal ini mendorong
banyak restoran akan menggunakan teknologi untuk membantu banyak aspek seperti
penjualan dan pelayanan.
Beberapa aplikasi yang sudah
digunakan di berbagai restoran atau industri makanan adalah penggunaan kartu
kredit untuk melakukan pembayaran dan pemesanan makanan dengan menggunakan
aplikasi berbasis layar sentuh. Akan tetapi, ada beberapa teknologi yang lebih
canggih telah digunakan berbagai toko yang dapat mendorong potensi
berkembangnya bisnis makanan secara global. Teknologi tersebut di antara lain:
Mesin vendor makanan berbasis
touchscreen
Mesin vendor seperti MooBella yang menjual es krim dapat memproduksi
berbagai variasi rasa es krim dalam waktu yang cepat yakni sekitar 40 detik.
Contoh lainnya adalah mesin Coca-Cola’s Freestyle Soda Fountain yang dapat
menghasilkan minuman dengan berbagai rasa sesuai keinginan hanya dengan satu
mesin berbasis layar sentuh. Dari segi biaya, mesin ini memang tidak dapat
dikatakan murah. Akan tetapi, kebutuhan masyarakat yang lebih bervariasi dari
waktu ke waktu dapat mendorong daya jual produk dari mesin sehingga akan menutupi
biaya pembelian mesin.
Pengelolaan restoran dengan
aplikasi berbasis tablet pc
Breadcrumb merupakan suatu aplikasi yang menyediakan tampilan visual
dari meja, menu makanan dan bahan makanan yang digunakan, informasi pembayaran
makanan, dan tiket pemesanan meja yang menggunakan perangkat berupa tablet pc.
Aplikasi ini akan mengirim semua data yang dipesan pelanggan restoran langsung
ke dapur sehingga akan mempermudah pelayanan dan mempercepat produksi makanan.
Biaya yang harus dikeluarkan untuk menggunakan aplikasi ini berkisar antara $99
hingga $399 tanpa ada tambahan untuk setiap update aplikasi.
Aplikasi Teknologi Informasi Pada Dunia Bisnis
Penerapan TIK
pada bidang bisnis misalnya, TIK telah banyak digunakan untuk mendukung proses
bisnis yang terjadi pada perusahaan, baik bidang ekonomi maupun perbankan.
Dengan hadirnya aplikasi-aplikasi dan layanan e-bussiness, e-commerce,
e-banking dan lain-lain.
Penerapan
Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam bisnis dapat dilihat dari efisiensi
waktu dan biaya menyebabkan setiap pelaku usaha merasa perlu menerapkan
Teknologi Informasi dalam lingkungan kerja. Penerapan Teknologi Informasi dan
Komunikasi menyebabkan perubahan bada kebiasaan kerja. Misalnya penerapan
Enterprice Resource Planning (ERP). ERP adalah salah satu aplikasi perangkat
lunak yang mencakup sistem manajemen dalam perusahaan, cara lama kebanyakan
Jadi salah satu
contoh aplikasi Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Dunia Bisnis Teknologi
Informasi dan Komunikasi dimanfaatkan untuk perdagangan secara elektronik atau
dikenal sebagai E-Commerce.
Aplikasi E-Commerce di Indonesia
·
Lazada.co.id
Adalah perusahaan E-Commerce yang merupakan cabang dari Rocket
internet di Berlin, Jerman. Lazada Indonesia beroperasi tahun 2012. Menjual
berbagai macam produk baik pakaian, elektronik, alat rumah tangga, bahkan
mobil.
·
Elevenia.co.id
Adalah toko online yang beroperasi mulai 1 Maret 2014. Didirikan oleh
perusahaan joint venture, yaitu XL Axiata dan SK Planet.
·
Traveloka.com
Berdiri pada tahun 2012. E-Commerce yang melayanii pembelian tiket
pesawat. Para pendirinya adalah lulusan Amerika. Dengan keahliannya di bidang
TI dan pengalaman bekerha untuk perusahaan IT yang sudah mendunia, maka tak
heran traveloka.com mencapai sukses walaupun tidak didukung dengan pendanaan
yang besar.
Dapat disimpulkan bahwa teknologi informasi dan Sistem Informasi dapat mendukung perkembangan industri dan penghasilan negara jika didukung oleh sistem, infrastruktur peralatan teknologi informasi dan sumber daya manusia yang memadai, dan akselerasi teknologi informasi di masing-masing negara dunia juga mempengaruhi persaingan industri secara global. Negara-negara berkembang harus dapat mengejar ketertinggalan dalam pemanfaatan teknologi informasi untuk dapat bersaing dengan negara-negara maju.
Sumber :