Jumat, 30 Oktober 2015

INTERNET OF THINGS (IOT)


                Internet of Things? Apa itu Internet of Things? Mungkin masih banyak orang yang belum mengerti apa itu IOT? Sebuah istilah yang belakangan ini mulai ramai ditemui namun masih banyak yang belum mengerti arti dari istilah ini. Nah, saya akan coba jelaskan sesederhana mungkin apa itu IOT.

                So, check this out!

            Jadi, Internet of Things itu adalah bagaimana caranya memanfaatkan jaringan internet untuk memudahkan kehidupan kita sehari-hari sehingga benda-benda di sekitar kita dapat berkomunikasi antara satu sama lain melalui sebuah jaringan seperti internet. 

                Banyak yang memprediksi bahwa Internet of Things adalah “the next big thing” di dunia teknologi informasi, hal ini karena Internet of Things menawarkan banyak potensi yang bisa digali. Contoh sederhana implementasi dari Internet of Things misalnya adalah kulkas yang dapat memberitahukan kepada pemiliknya via SMS atau email tentang makanan dan minuman apa saja yang sudah habis dan harus distok lagi atau saat kamu terburu-buru harus keluar untuk melakukan suatu aktivitas, kamu baru tersadar bahwa TV masih menyala. Lalu dengan smartphone mu kamu bisa matikan TV tersebut dari jarak jauh. Wow keren banget nggak tuh?

            Ide awal Internet of Things ini pertama kali dimunculkan oleh Kevin Ashton pada tahun 1999 di salah satu presentasinya. Kini banyak perusahaan besar mulai mendalami Internet of Things sebut saja Intel, Microsoft, Oracle, dan banyak lainnya. Dengan semakin berkembangnya infrastruktur internet, maka kita menuju babak berikutnya, di mana bukan hanya smartphone atau komputer saja yang dapat terkoneksi dengan internet. Namun berbagai macam benda nyata akan terkoneksi dengan internet. Sebagai contohnya dapat berupa: mesin produksi, mobil, peralatan elektronik, peralatan yang dapat dikenakan manusia (wearables), dan termasuk benda nyata apa saja yang semuanya tersambung ke jaringan lokal dan global menggunakan sensor yang tertanam.

                Ada gak sih contoh dari tekhnologi IoT itu sendiri? Yap, ada.

                Beberapa contoh konkrit dari “wearable” yang mulai dipasarkan di dunia adalah: Google Glass, Google Nest, Nike Fit, dan Samsung Smart Watch. Tidak hanya wearables, Samsung juga mulai merambah dan mengembangkan teknologi IOT di bidang consumer appliances seperti: Smart Air Conditioner, Smart TV, Smart Refrigerator. Pada tahun 2017, menurut CEO Samsung, 90% dari semua produk Samsung akan berupa perangkat IOT, termasuk semua televisi dan perangkat mobile. Dua tahun berikutnya, semua produk Samsung akan siap dengan koneksi IOT. Kompetitor terdekat Samsung, yakni Apple pun memiliki upaya di bidang IOT dengan proyek Homekit, yang merupakan protokol pengontrol rumah pintar melalui sistem operasi iOS. Beberapa produk Apple tersebut antara lain iHome, Incipio, GridConnect, dan iDevices. Semua perangkat Apple Homekit tersebut akan dipasarkan dalam waktu dekat ini.


            Dengan rencana dipasarkannya produk-produk consumer goods IOT dalam waktu dekat ini, dapat diperkirakan tahun 2015 merupakan tahun awal kebangkitan dari Internet of Things. Berdasarkan prediksi perusahaan IT terkenal Cisco, pada tahun 2020, akan ada 50 milyar alat-alat yang terhubung dengan Internet, termasuk 400 juta alat-alat tersebut adalah perangkat dalam kategori wearables. Maka bersiaplah untuk menyaksikan dan merasakan “new user experience” menggunakan perangkat berteknologi IOT dalam kehidupan anda.

                It's amazing right?

                Contoh terakhir lainnya, misalkan di rumahmu terdapat seekor kucing yang sangat kamu sayangi, kamu ingin selalu tahu bagaimana keadaannya sekarang dan pada waktu itu kamu tidak bisa memberinya makan dikarenakan sedang di luar kota, sedangkan di rumah tidak ada siapapun. Lalu apa yang akan kamu lakukan? Kamu buka lagi smartphone, kamu minta kamera CCTV atau kamera apapun itu untuk memperlihatkan aktivitas si kucing, dan ketika kamu tahu bahwa kucing itu butuh makan, dengan sekali touch di smartphone... Voila! Makanan kucing tiba-tiba mengucur dari box makanan menuju piring si kucing.

                Apakah itu bisa? Tentu saja karena kita telah terhubung dengan internet, dimanapun kamu berada selama ada jangkauan BTS (Base Transceiver Station) kamu selalu dekat dengan apapun. Yup, itulah kecanggihan dari sebuah internet. So, let's start learning basic of IOT! ;)


                        http://teknojurnal.com/definisi-internet-of-things/
                        http://project-iot.blogspot.co.id/2015_03_01_archive.html
                        http://www.muhammadzaini.com/2015_06_01_archive.html



Tidak ada komentar:

Posting Komentar